BENGKEL KODE QR STATIS
Panduan Ukuran Kode QR: Seberapa Besar Kode QR Harus Dicetak
Jawaban singkatnya: lebar minimal 2 cm (0,8 in), sekitar sepersepuluh jarak pindai, dan lebih besar lagi untuk kode yang memuat banyak data. Di bawah ini ada patokan praktisnya, asal-usul setiap angkanya, dan kalkulatornya.
Kalkulator ukuran
Kalkulator menerapkan aturan di bagian berikutnya dan mengambil hasil yang paling besar. Ini titik awal untuk cetak percobaan, bukan jaminan: kamera ponsel, pencahayaan, dan kualitas cetak berbeda-beda.
Patokan praktis dan asal-usulnya
| Aturan | Angka | Sumber (dicek 24 Oktober 2026) |
|---|---|---|
| Jarak pindai terhadap lebar kode | sekitar 10 : 1 — kode 1 cm dari jarak 10 cm, kode 1 m dari jarak 10 m | Blog Bitly, “What’s the Minimum Size for a QR Code?” (Oktober 2024). Ini patokan praktis, bukan standar. |
| Ukuran terkecil yang masih praktis | 2 cm × 2 cm (sekitar 0,8 × 0,8 in) | Artikel Bitly yang sama: ukuran yang bisa dibaca “sebagian besar pemindai kode QR”. |
| Lebar modul untuk jarak tertentu | sekitar 1/250 dari jarak — 1,2 mm per modul dari jarak 30 cm | Dihitung dari tabel “QR Code Minimum Size” milik QRStuff (2011), yang mengasumsikan kamera 3–4 megapiksel dan kode hitam di atas putih. |
| Margin putih (quiet zone) | ruang kosong selebar 4 modul di setiap sisi | DENSO WAVE, penemu QR Code (qrcode.com, “Point for determining the code area”). |
| Modul per sisi | 21 × 21 pada versi 1 hingga 177 × 177 pada versi 40, bertambah 4 setiap versi | DENSO WAVE (qrcode.com, “Information capacity and versions of QR Code”). |
| Pemindai kasir ritel | modul minimal 0,396 mm, target 0,495 mm, maksimal 0,990 mm, margin putih 4 modul | GS1 New Zealand, “QR Code powered by GS1 – quick start guide”. Batas ini berlaku untuk pemindai kasir, bukan kamera ponsel. |
Tidak ada standar yang menetapkan jarak pindai untuk ponsel. ISO/IEC 18004 mengatur cara simbol QR dibangun, sedangkan angka jarak di atas berasal dari layanan kode QR dan pengujian mereka sendiri. Itulah sebabnya panduan ini menyebutnya patokan praktis, dan itulah sebabnya setiap kode cetak tetap perlu diuji pindai.
Mengapa jumlah modul sama pentingnya dengan lebar
Ponsel tidak membaca kode sebagai satu kesatuan; ponsel harus bisa membedakan setiap kotak kecil — setiap modul. Makin banyak isi yang Anda masukkan ke kode, makin banyak modul yang dibutuhkan. DENSO WAVE menjelaskannya begini: makin banyak data berarti makin banyak modul, sehingga simbolnya makin besar. Cetak dua kode dengan lebar yang sama, dan kode yang isinya lebih banyak akan punya modul lebih kecil, sehingga harus dipindai dari jarak lebih dekat atau dicetak lebih besar.
Di sinilah kedua patokan itu berbeda. Aturan 10 : 1 tidak memperhitungkan isi. Tabel QRStuff menyesuaikan dengan jumlah modul: dari jarak 30 cm, kode 25 modul butuh 30 mm, kode 35 modul 42 mm, dan kode 50 modul 60 mm. Untuk kode 25 modul, kedua aturan memberi jawaban yang sama. Di atas itu, aturan modul meminta ukuran lebih besar, dan panduan ini memakai yang lebih besar dari keduanya.
QR Meadow menampilkan versi dan jumlah modul di bawah setiap pratinjau, misalnya “Versi 3 · 29 × 29 modul”. Alamat web pendek biasanya versi 2 atau 3. Jaringan Wi-Fi sering kali versi 3 sampai 5, dan kartu kontak lengkap bisa mencapai 10 atau lebih. Isi yang lebih pendek menghasilkan kode yang lebih kecil: tautan pendek atau vCard yang hanya berisi kolom yang diperlukan jauh lebih membantu daripada pengaturan gaya apa pun.
Contoh
Jarak di bawah ini adalah asumsi umum, bukan hasil pengukuran; lebarnya dihitung dengan aturan di atas (yang lebih besar antara 10 : 1 dan 1/250 per modul, tidak pernah di bawah 2 cm).
| Tempat | Asumsi jarak | Kode | Lebar kode | Dengan margin putih |
|---|---|---|---|---|
| Kartu nama dengan alamat web | 20 cm | Versi 3, 29 modul | 2,3 cm | 3,0 cm |
| Kartu kontak (vCard) di brosur | 25 cm | Versi 8, 49 modul | 4,9 cm | 5,7 cm |
| Kartu Wi-Fi di meja kafe | 30 cm | Versi 5, 37 modul | 4,4 cm | 5,4 cm |
| Menu di papan meja | 40 cm | Versi 4, 33 modul | 5,3 cm | 6,6 cm |
| Poster dari seberang ruangan | 1,5 m | Versi 4, 33 modul | 19,8 cm | 24,6 cm |
| Etalase toko dilihat dari trotoar | 3 m | Versi 3, 29 modul | 34,8 cm | 44,4 cm |
Margin putih ikut dihitung
DENSO WAVE menetapkan margin selebar empat modul di semua sisi. Margin ini bagian dari kode: pemindai memakai tepi kosong itu untuk menemukan awal simbol. Saat merencanakan ruang di tata letak, tambahkan margin putih ke lebar kode — itulah kolom “dengan margin putih” di atas. File unduhan PNG, SVG, dan PDF dari QR Meadow sudah menyertakannya, dan bingkai digambar di luarnya, jadi jangan memangkas tepi putih itu di aplikasi desain.
Resolusi printer dan kode kecil
Kode yang sangat kecil juga dibatasi oleh printer. Contoh dari DENSO WAVE sendiri mencetak setiap modul dengan 4 titik pada printer 400 dpi, sehingga modulnya berukuran 0,254 mm; kode versi 3 jadi selebar 7,4 mm, atau 9,4 mm dengan margin putihnya. Itu kode untuk pemindai yang ditempelkan langsung ke label, jauh di bawah 2 cm yang dibutuhkan pengguna ponsel. Untuk ponsel, rancang dulu berdasarkan jarak, lalu pastikan printer bisa mencetak setiap modul dengan tajam.
Gunakan file vektor untuk cetak. File unduhan SVG dan PDF tetap tajam di ukuran berapa pun, dan PDF bisa disimpan dengan lebar tertentu (2, 3, 5, atau 10 cm) sehingga kode tercetak sesuai ukuran yang Anda rencanakan.
Warna, bahan, dan pemindai kasir
- Jaga kontras yang kuat: kode gelap di atas latar terang. QR Meadow memperingatkan jika kontras di bawah 4 : 1 dan memeriksa setiap ujung gradien dan warna sudut secara terpisah.
- Untuk kode yang juga harus bisa dipindai di kasir toko, GS1 New Zealand menyarankan warna gelap di atas latar terang, tanpa warna terbalik, dan tanpa merah atau oranye, karena banyak pemindai kasir memakai sinar merah.
- Permukaan melengkung, mengilap, atau bertekstur membuat kode lebih sulit dibaca. Beri ukuran ekstra dan uji di bahan yang sebenarnya.
Sebelum mencetak semuanya
- Buat kode dengan isi terpendek yang masih memenuhi kebutuhan, dan catat versi serta jumlah modulnya.
- Tentukan ukuran dengan kalkulator atau tabel, lalu bulatkan ke atas.
- Cetak satu contoh dengan ukuran akhir di bahan akhir.
- Pindai dengan dua atau tiga ponsel berbeda, termasuk satu ponsel lama, dari jarak orang benar-benar akan berdiri, dengan pencahayaan di lokasi sebenarnya.
Pertanyaan
Berapa ukuran terkecil kode QR?
Sekitar 2 cm × 2 cm (0,8 × 0,8 in) untuk sebagian besar pemindai ponsel, menurut Bitly. Kode dengan banyak isi butuh ukuran lebih besar, karena modulnya makin kecil pada lebar yang sama.
Dari jarak berapa kode QR bisa dipindai?
Patokan yang umum adalah sekitar sepuluh kali lebar kode, jadi kode 10 cm dari jarak sekitar 1 m. Kode yang padat butuh ukuran lebih besar; tabel QRStuff kurang lebih setara dengan 250 kali lebar satu modul.
Apakah margin putih ikut dihitung dalam ukuran?
Ya. Kode QR memerlukan margin putih (quiet zone) selebar empat modul di setiap sisi (DENSO WAVE). Rencanakan ruang untuk kode beserta margin putihnya, dan jangan memangkas margin itu di aplikasi desain.
Apakah isi yang lebih banyak membuat kode lebih besar?
Ya. Isi yang lebih banyak memerlukan lebih banyak modul. Pada lebar cetak yang sama, setiap modul jadi lebih kecil, sehingga kode harus dicetak lebih besar atau dipindai dari jarak lebih dekat.
Seberapa besar kode QR di kartu nama?
Untuk alamat web pendek yang dipindai dari jarak sekitar 20 cm, lebar kodenya sekitar 2,3 cm, atau 3 cm termasuk margin putih. Kartu kontak lengkap di dalam kode butuh ukuran lebih besar; tautan pendek membuatnya tetap kecil.
Apakah ada standar resmi untuk ukuran cetak kode QR?
Tidak untuk jarak pindai ponsel. ISO/IEC 18004 mengatur simbol QR dan margin putih empat modulnya. GS1 menetapkan ukuran modul untuk pemindai kasir ritel. Aturan jarak berasal dari layanan kode QR dan merupakan patokan praktis.